Glamping Lakeside Ciwidey-Bandung Belum Ramah Difabel Berkursi Roda

(Ciwidey-Bandung, Jum’at, 30 Juni 2017) Berangkat jam 7 pagi dari Jakarta menuju Bandung, tujuan utama adalah silahturahmi ke rumah paman aku di Soreang Banjaran, Cangkuang-Bandung (pasca Idul Fitri 25 Juni). Rencana awal sih maunya lanjut main ke kawasan wisata di Lembang-Bandung. Bahkan beberapa hari sebelum hari-H, aku sudah berselancar di dunia maya dan tanya-tanya tentang Lembang sama “Si Mbah Google”.

glamping ciwidey 6

glamping ciwidey 7

Tapi ternyata sesampai di rumah pamanku, malahan si paman ngajakin ke tempat wisata di Ciwidey-Bandung..
Hmm.. Ya gak apalah, lagian aku kan belum pernah ke Ciwidey juga gituh.. Dan perjalanan mobil yang mendaki pun dimulai siang hari, setelah saudara-saudara cowokku pulang sholat Jum’at..

tebing

Di Ciwidey sebenarnya banyak juga tempat wisata seperti Kawah Putih, Situ Patenggang, Taman Love, Kawah Rengganis, Barusen Hills, Ciwidey Valley Resort, Ranca Upas, beberapa lokasi pemandian air panas..

Dan dari cerita adik sepupuku ‘Riana’, ada juga wisata pemandangan air terjun, tapi berhubung waktu jalan-jalan ke Bandung yang sempit, maka kami putuskan untuk berkunjung ke Glamping Lakeside saja.

jalan di ciwidey

Dari rumah pamanku di Cangkuang menuju ke Glamping Lakeside, memakan waktu sekitar 2 jam dengan jalan aspal mendaki. Alhamdulillaah saat itu arus kendaraan sedang lancar..
Tapiii.. jika ternyata macet, maka nikmatilah kemacetan itu sembari menarik nafas dalam-dalam, lalu hembuskanlah “Wushaaaaa”. (^_^)v

jalan2

perkebunan-teh-rancabali-ciwidey-bandung

Selama 2 jam perjalanan menuju Glamping Lakeside, mata akan dimanjakan dengan pemandangan indah di sisi kanan dan kiri jalan, bukit-bukit, hutan, sawah bertingkat, tebing, jurang, kebun strawberry, dan perkebunan teh yang indah.

Tiket masuk gerbang wisata Glamping Lakeside seharga Rp25.000/orang, berdasarkan kabar dari Traveller yang share di blog lain, ternyata tiket masuk tahun lalu (2016) seharga Rp 20.000/orang, ada kenaikan harga Rp5000 yaaa..

jalan2x

glamping ciwidey

Di Glamping Lakeside kami disambut oleh langit mendung dan kabut, cuaca tampak tidak bersahabat saat kedatangan kami. Beberapa menit setelah turun dari mobil di parkiran, rintik hujan mulai jatuh satu demi satu. Seorang petugas dekat parkiran meminjamkan beberapa payung untuk kami (tanpa uang sewa payung).

glamping ciwidey 8

glamping ciwidey 3

Jalan di kawasan wisata Glamping Lakeside masih banyak yang bertangga, berbatu dan berkerikil, alhasil kursi rodaku tidak bisa meluncur dengan mulus. Tempat wisata Glamping Lakeside belum ramah bagi difabel berkursi roda. Saranku bagi kamu yang juga menggunakan kursi roda, atau memiliki keluarga berkursi roda, maka pastikan setidaknya ada 2 pria dewasa yang menemani.

Kebetulan ketika aku mengunjungi Glamping Lakeside, ditemani oleh keluarga yang terdiri dari 2 wanita dewasa dan 4 pria dewasa (pamanku dan 3 Bodyguard-ku)

Eh salah, bukan Bodyguard.. Tapi dua adikku dan kakakku..

Jembatan Glamping LakeSide

glamping ciwidey 9

glamping lakeside

wisata glamping bandung ciwidey

Tempat makan yang populer di Glamping Lakeside adalah Pinisi Resto. Wisatawan harus melalui jembatan gantung lebih dulu, sebelum menginjakan kaki di deck kapal. Sebelum menyusuri jembatan gantung, terdapat beberapa anak tangga yang akan menyulitkan pengguna kursi roda.

Terdapat 2 lantai di Pinisi Resto, lantai atas dan lantai bawah, namun lantai bawah menjadi favorit para pengunjung terutama bagi yang hobi selfie or wefie.

glamping ciwidey 4

glamping ciwidey 5

Pemandangan yang disajikan dari atas Pinisi Resto memang indah. Tetapi jika hari libur terutama liburan hari besar, Pinisi Resto padat pengunjung, sehingga kurang nyaman, berisik, dan sulit mencari meja untuk menikmati makanan.

Bicara soal harga makanan atau minuman, menurutku tak sebanding dengan rasa, namun anggap saja mereka menjual makanan atau minuman yang “dibumbui” oleh indahnya pemandangan. Cukup deal daripada hati jadi sebel, ya kan?   (^_^)

glamping ciwidey 66

Glamping adalah singkatan dari Glamour Camping, jadi di kawasan wisata Glamping Lakeside ini juga disewakan tenda-tenda yang dapat dihuni beberapa orang. Kamu tidak perlu repot mendirikan tenda, atau pun bawa kantong tidur dll, karena tenda di Glamping Lakeside sudah berdiri tegak dilengkapi beberapa bed dan kamar mandi dengan water closet duduk (memudahkan bagi kamu yang tidak bisa pakai water closet jongkok).

glamping ciwidey 66b

Penginapan di Glamping Lakeside Ciwidey mengusung konsep camping tapi dengan sensasi ala hotel. Tenda penginapan Glamping menghadap ke Situ Patenggang, jadi mata kamu akan disajikan beautiful view dari Situ (danau) Patenggang.. Ups.. Asalkan cuaca sedang bagus dan tidak diselimuti kabut yaa..

Okay, sekian dulu ya cerita jalan-jalan aku, ke Glamping Lakeside Ciwidey-Bandung. Harapanku untuk ke depannya, semoga pihak pengelola tempat wisata lebih care pada difabel berkursi roda yaa..

Bukan cuma pihak pengelola Glamping Lakeside Ciwidey-Bandung sih.. Tapi para pihak pengelola semua tempat wisata di Negeri ini.. (Peace ah!)

 

Yuk Jenguk mereka >>> https://kitabisa.com/palsigunung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s